KLINIK SOFYAN LEE JAKARTA

Pusat Pelatihan Privat dan Pengobatan Alternatif Multi Therapy
Izin Praktek : PPT/Ak.504/09.05.03.3/05.10


Menggunakan Konsep Pengobatan Islami :

" Alamiah, Ilmiah dan Ilahiyah "


Dengan Izin Allah Bisa Mengobati :


Cancer, Tumor, Kista, Myoma, Rheumatik, Diabetes Milletus, Hipertensi, Pasca Stroke, Maag Kronis, Wasir/ Ambeien, Anemia, Insomnia, Sinusitis, Batuk & Pilek Menahun, Asma, Bronkhitis, Suara Serak/ Lemah, Sakit Pinggang Punggung, Lemah Mental (Down Syndrome), Epilepsi, Sulit Punya Keturunan, Nyeri Menstruasi, Keputihan, Ejakulasi Dini, Lemah Syahwat, Mata -/+, Body Slimming, Acne Vulgaris (Jerawat), Melasma (Black Spot), dll.


Metode Multi Therapy :


Akupunktur Medis & Kecantikan, Bekam Al Hijamah, Terapi Bio Listrik, Terapi Lintah (Hirudo Therapy), Totok Darah (Cerotis Therapy), Yumeiho, Reflexology, Gurah THT & Mata, Tenaga Inti Prana, Ruqyah Syar'iyyah, Ramuan Herbal Alami Berkwalitas.


Waktu :

Jam Praktek : 09.00 - 21.00 WIB Setiap Hari Kerja (DENGAN PERJANJIAN)
Pelatihan Privat Pengobatan : Sabtu / Minggu Jam 10.00 - 16.00

 Alamat Praktek :

Jl. Kerja Bakti RT 006/010 No. 51d Kramat Jati - Jakarta Timur 
Tlp: (021) 70145484 - 081310444295


Tarif :

Terapi pertama (konsultasi + terapi + ramuan) Rp. 200.000,-
Terapi kedua dan selanjutnya Rp. 100.000,- (bila diperlukan)


 
Cara Melakukan Pendaftaran 
------------------------------------------

Kami menerima pendaftaran via telepon hanya pada jam 9.00 - 21.00 WIB di hari kerja. 
Silakan hubungi 
Phone: 021 - 70145484 atau 081310444295 
(TIdak menerima SMS. SMS yang masuk akan segera terhapus otomatis)  
Sebutkan nama anda dan tentukan waktu (hari dan jam) yang nyaman bagi anda untuk di terapi. (Waktu disesuaikan dengan jadwal terapis dan pasien lain) 
Tinggalkan nomor HP yang mudah untuk dihubungi apabila sewaktu-waktu ada pemberitahuan perubahan jadwal.  
Datanglah tepat waktu karena apabila anda datang terlambat atau terlalu cepat akan mengganggu jadwal anda dan pasien lain.



TERAPI LINTAH (LEECH THERAPY)



Terapi alternatif dengan Lintah (Hirudo Medicinalis) telah digunakan sejak abad ke 18, namun sejak berkembangnya dunia medis kedokteran di abad 19, perlahan terapi lintah mulai dilupakan orang.

Dan kini pengobatan modern mulai melirik terapi pengobatan dengan mempergunakan lintah. Meski binatang penghisap darah ini sering dibenci orang, akan tetapi air liurnya sangat bermanfaat. Karena banyak terkandung antikoagulan (anti pembekuan darah). Juga zat-zat lain seperti : penisilin, anti radang dan anestesi/bius.

Terapi ini kembali digunakan pada awal 1990 dimana dalam sebuah riset medis dengan terapi lintah berhasil membuktikan bahwa terapi ini dapat menyembuhkan tumor tanpa kemoterapi dan pembedahan.

Riset yang dilakukan di Eropa juga membuktikan bahwa terapi lintah yang dilakukan dengan pengobatan medis (obat-obatan) atau Herbal dapat meningkatkan efektifitas obat.

Hingga saat ini tidak ditemukan adanya efek samping sebagai akibat terapi hirudo medicinalis.

Lintah adalah hewan dari kelompok filum Annelida subkelas Hirudinea. Terdapat jenis lintah yang dapat hidup di daratan, air tawar, dan laut. Seperti halnya kerabatnya, Oligochaeta, mereka memiliki klitelum. Seperti cacing tanah, lintah juga merupakan hermaprodit. Lintah jenis Hirudo medicinalis yang berasal dari Eropa telah sejak lama dimanfaatkan untuk pengeluaran darah (plebotomi) secara medis.

Semua spesies lintah adalah karnivora. Beberapa merupakan predator, mendapat makanan dari berbagai jenis invertebrata seperti cacing, siput, larva serangga, dll.

Terapi lintah dapat menstabilkan kadar hormon serotonin / melancarkan peredaran darah dan oksigen pada jaringan saraf halus di kepala. Termasuk menormalkan penyempitan atau pelebaran pembuluh darah di otak. Terbukti !!! Sudah banyak orang sembuh setelah memanfaatkan sedot lintah (Hirudo medicinalis). Sehingga terapi ini menjadi ‘trend’ serta naik daun.

Di berbagai rumah sakit dan tempat praktik dokter di Jerman banyak ditemukan terapi lintah untuk penyembuhan. Bahkan setiap tahun di sana sekitar 250.000 ekor lintah digunakan untuk mengatasi pendarahan. Selain itu lintah juga dimanfaatkan dalam operasi plastik.

Metode penyembuhan dengan lintah merupakan cara yang tersisa dari abad pertengahan yang lampau. Pada masa itu pasien yang mengalami masalah pada sendi lutut akan merasa lebih baik setelah menempelkan lintah pada lukanya selama beberapa minggu.

Hasil studi yang dilakukan para peneliti di Jerman menunjukkan bahwa lintah diakui bisa mengobati rasa sakit dan juga radang. Bahkan pasien yang menderita Osteatritis pun bisa menggunakan lintah untuk mengobatinya. Penelitian yang dipimpin Dr Gustav Dobos di klinik Essen-Mitte, Jerman melakukan percobaan terhadap 10 pasien dengan rata-rata usia 68 tahun. Kebanyakan pasiennya menderita sakit lutut selama enam tahun terus menerus.

Para dokter meletakkan empat ekor lintah di daerah lutut yang sakit dan dibiarkan selama 1 jam 20 menit. Rasa sakit diukur tiga hari sebelum perawatan dilakukan dan 28 hari setelah selesainya perawatan. Pengaruh dari perawatan ini bisa diketahui setelah 24 jam kemudian, tetapi bisa dipastikan hasilnya setelah empat minggu. Dalam laporannya, para pasien mengaku rasa sakit mereka berkurang akibat dari gigitan lintah tersebut. Dan hebatnya, tidak ada efek samping yang ditimbulkannya, misalnya infeksi atau apa pun.

Sementara pasien lain yang diberi perawatan secara konvensional (medis) tidak merasakan adanya perbedaan, merasa tidak berkurang rasa sakitnya. Menulis di jurnal Annals of the Rheumatic Diseases, Dobos menyatakan: “Kami nyatakan bahwa hasil dari penelitian ini sangat luar biasa. Perawatan dengan lintah menghilangkan rasa sakit secara signifikan setelah tiga hari dan meningkat empat minggu kemudian”.

Lintah pun digunakan sebagai salah satu penyembuh serba guna. Hewan ini bisa dimanfaatkan oleh penderita skizofrenia maupun depresi, juga untuk merangsang mata, mengempiskan lidah bengkak, dan meringankan sakit usus buntu serta pendarahan.

Lintah telah diakui sebagai penolong manusia. Di kerongkongan tempat isapannya terdapat tiga rahang berbentuk setengah gergaji, dihiasi sampai 100 gigi kecil. Dalam waktu 30 menit, lintah bisa menyedot darah sebanyak 15 ml s/d kuota yang cukup untuk hidupnya selama setengah tahun. Air ludahnya pun mengandung zat aktif yang sekurang - kurangnya berisi 15 unsur. Antara lain yaitu zat putih telur hirudin yang bermanfaat untuk mengencerkan darah dan mengandung penisilin.

Lintah mengeluarkan semacam liur (zat hirudin) yang bercampur dengan darah dan membawanya ke seluruh tubuh. Kemudian sirkulasi darah menjadi lancar. Sehingga tubuh terasa bugar.

Banyak juga ibu rumah tangga dan gadis remaja menggunakan sedot lintah untuk terapi kecantikan. Terutama untuk menyembuhkan jerawat, flek hitam, kerut wajah. Sehingga kulit wajah menjadi bersih dan tetap kencang.

"Darah Adalah Nyawa Kita" dan "90% Penyakit Kita Disebabkan Oleh Kelalinan Pada Darah"

Terapi Sedot Lintah / Leech Therapy Insya Allah Bisa Mengobati :

1.   Diabetes mellitus kering / basah.
2.   Kelenjar getah bening.
3.   Tyroid.
4.   Segala jenis Kanker dan Tumor.
5.   Darah tinggi.
6.   Migraine.
7.   Sering pusing.
8.   Kolesterol.
9.   Asam urat.
10. Rheumatik.
11. Pengapuran.
12. Stroke.
13. Gangguan seksual.
14. Sakit pinggang.
15. Narkoba.
16. Gatal – gatal.
17. Alergi makanan.
18. Jerawat / Acne Vulgaris
19. Trauma / Terbentur Benda Tumpul
20. Cedera otot / Saraf terjepit.
21. Jantung Koroner.
22. Penyempitan pembuluh darah.
23. Penyumbatan darah di otak dan jantung.
24.  Dll.

Terapi Lintah juga bagus untuk melancarkan / menghilangkan sumbatan dan gumpalan darah yang lama terkoagulasi membentuk plak di saluran arteri.

Mencairkan pembekuan darah di kepala / otak, saraf halus, saraf sensorik, saraf motorik, saraf telinga, dan retina mata.

Terapi ini bisa memperbaiki / menghidupkan pembuluh / jaringan saraf halus yang cedera / rusak / mati akibat penyakit / kecelakaan.
Melancarkan suplai oksigen dan nutrisi dalam darah. Akibat dari tidak lancarnya aliran darah dan oxsigen maka rasa sakit yang sering di rasa yaitu kesemutan, kaku, baal, panas, dingin, sampai mati rasa.


JUMLAH DARAH YANG DIHISAP LINTAH :

Periset di Amerika Serikat Michelsen menyebutkan bahwa jumlah darah yang dihisap oleh lintah hanya sekita 5 - 10 cc. Hal ini menghilangkan kekhawatiran mayoritas orang yang beranggapan bahwa mereka akan merasa lemas apabila terlalu banyak darah yang diambil oleh lintah. Dengan 5 - 10 cc darah yang dihisap oleh lintah dia bisa hidup sampai kurang lebih 6 bulan.
Pengobatan dengan Lintah jarang menimbulkan komplikasi, rasa gatal pada daerah sekitar gigitan dan luka pada kulit bukan masalah yang serius. Kaliman tersebut di atas merupakan awal sebuah artikel yang berjudul "Safety and Adverse Effects of Leech Therapy".

DIBIDANG KEDOKTERAN :
  1. Di AS dan Inggris, zat hirudin diakui lebih aman dibanding obat pengencer darah buatan (kimia), karena efek sampingnya yang sangat minim.
  2. Di Inggris, Lintah digunakan dalam rekontruksi payudara, bedah plastik karena tubuh pasien dalam keadaan lemah, sehingga terjadi urat darah lembut mengalami kebuntuan. Lintah digunakan hingga peredaran darah kembali lancar. Pasien di Inggris memilih lintah, jika mereka dihadapkan pada pilihan : Pembedahan ulang atau pemotongan organ tubuh karena mengalami kebuntuan. Dan dokter membutuhkan jasa lintah tanpa pasien ketahui, dengan menyembunyikan di bawah penutup.
  3. Di klinik Virchow Berlin, lintah dipakai dalam pengoperasian pipi, jika seusai operasi pipi mengalami lebam, berwarna biru.
  4. Pada abad ke 19, lintah pernah tergusur oleh eksistensi kelelawar dalam pengobatan modern.



Berminat ?? Silahkan datang ke Klinik Sofyan Lee


atau 


Kami Juga Menerima Panggilan Ke Rumah / Apartemen. 

BERBEKAM (HIJAMAH) PADA SAAT BERPUASA !!

Marhabban Ya Ramadhan !!

Marhabban Ya Syahrul Qiyami !!

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

KAMI SEGENAP TERAPIST DI KLINIK MULTI THERAPY TABIB SOFYAN LEE

MENGUCAPKAN :

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1429 H

"Mohon Maaf Lahir dan Bathin"


Bolehkan Berbekam Pada Saat Puasa ???

Pertanyaan ini sering muncul di kalangan masyarakat kita yang saat ini sedang menjalani terapi sunnah Rasul SAW baik yang sifatnya mencegah maupun dalam proses pengobatan tetapi dipihak lain ingin juga menjalankan kewajiban berpuasa lebih-lebih di bulan suci Ramadhan.

Masalah ini memang menimbulkan banyak silang pendapat, ada yang membolehkan dan ada pula yang melarang karena bisa membatalkan. Oleh karena itu untuk mengobati rasa penasaran kita tentang berbekam disaat berpuasa mari kita simak beberapa hadist di bawah ini :

  • Dari Ibnu Abbas ra, dia berkata, "Rasulullah SAW pernah berobat dengan hijamah ketika beliau sedang berpuasa".
  • Imam Bukhari, dalam bukunya "Al Hijamah wal Qai' Lish Sha'im" tidak menyebutkan hukum hijamah pada bulan Ramadhan, sehingga timbul kesan bahwa imam Bukhari berpendapat orang yang sedang berpuasa tidak perlu membatalkan puasanya karena hijamah dan muntah (al-qai). Beliau menyatakan dalah shohihnya, "Ibnu Abba dan Ikrimah berkata : Puasa itu tergantung dari apa yang masuk bukan dari apa yang keluar".
  • Disebutkan dari Sa'ad Zaid bin Arqam dan Ummu Salamah, bahwa mereka berobat dengan hijamah pada saat mereka sedang berpuasa dan dalam hadist lain, dari Bakir dan Ummu Alqamah, dia berkata "Kami berobatat dengan hijamah pada saat puasa dan kami tidak dilarang".
  • Anas bin Malik pernah ditanya, "Apakah kalian (para sahabat) memakruhkan hijamah bagi orang yang berpuasa ?" Anas menjawab : "Tidak, kecuali jika hijamah itu dilakukan hanya karena badan lemas".
  • Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-Asqalani menyampaikan uraian tentang masalah hijamah bagi orang yang sedang berpuasa. Dia berkata, "Menurut jumhur para ulama, hijamah tidak membatalkan puasa secara mutlak".
  • Sedangkan Ibnu Hazam berkata, "Tidak diragukan lagi bahwa hadis orang yang mengobati dengan hijamah pada pasiennya adalah membatalkan puasa, adalah hadist shahih. Karena mereka wajib mengqadhanya." Hadist yang diriwayatkan oleh Ali, Atha, Al-Auzay, Ahmad, Ishaq dan Abu Tsaur tersebut diamini oleh beberapa orang pengikut dari madzah Assyafii seperti Ibnu Khuzaimah, ibnu Munzir, Abul Walid An Nisabury dan Ibnu Hibban.
  • Yang menarik, Imam Syafii sendiri berpendapat hijamah tidak membatalkan puasa, beliau menukil hadist Syaddad dengan lafaz, "Orang yang mengobati dengan hijamah dan pasiennya membatalkan puasa." Setelah itu beliau menukil hadist, "Rasullulah SAW berobat dengan hijamah ketika puasa." Lalu dia berkata, "Hadist Ibnu Abbas (yang pertama) isnadnya lebih baik. Siapa yang melakukan pengobatan preventif dengan hijamah, maka itu lebih baik untuk berjaga-jaga.

    Qiyas dilakukan dengan hadist Ibnu Abbas, namun yang kuhapal dari para sahabat, tabi'in dan para ahli ilmu bahwa seseorang tidak perlu membatalkan puasa karena hijamah, begitu kata Imam Syafii

         

         Wallahu'alam bissawab.

         Sumber: Era Muslim

GALLERY FOTO




Ambar Bahrein - Ramuan Spektakuler !!


Ramuan Herbal Spektakuler ini, sangat baik untuk kesehatan,  Berfermentasi MengandungProbiotic + Enzymes ( Tea Of Immortality ) “Living Food for the Living Body”.. 

Nama “Ambar Bahrein / Kombucha” mungkin masih asing bagi sebagian orang. Padahal, minuman berbahan teh manis yang sudah difermentasi dengan koloni jamur dan bakteri kombucha ini sudah digunakan untuk terapi pengobatan sejak ribuan tahun lalu, terutama oleh bangsa Cina dan Korea. Lantaran khasiatnya, orang Cina bahkan menamainya”tea of immortality” atau ‘teh keabadian”. Kepercayaan mereka ternyata tidak salah. Kombucha sudah diketahui mengandung berbagai zat kimia yang berkhasiat meningkatkan kekebalan tubuh dan menangkal racun, seperti kelompok vitamin B dan C, asam folat, asam glukoronat, asam glukonat, asam asetat, serta asam laktat.

Dengan segudang zat berkhasiat tersebut, kombucha terbukti empiris dapat mengobati gangguan persendian, kolesterol tinggi, hipertensi, asma, gangguan buang air kecil, dan nyeri haid, serta mencegah dan mengobati kanker. Dengan rasanya yang enak dan segar, minuman yang mudah dibuat ini juga bisa dikonsumsi sehari-hari untuk menjaga kesehatan.

Selain khasiatnya yang tidak diragukan lagi Ambar Bahrein juga memiliki rasa yang nikmat dan segar, sangat jarang kita temui ramuan herbal yang rasanya seperti ini. Sudah berkhasiat, enak lagi. Luar Biasa...

Untuk dosis pemakaian harus melalui anjuran tabib, sinshe/ dokter yang menangani.

Info lengkap mengenai ramuan spektakuler ini silahkan kunjungi :

http://pusatkombucha.blogspot.com


 

METODE TERAPI

KLINIK TABIB SOFYAN LEE dalam praktek kesehariannya menggunakan Metode Multi Therapy, artinya tidak semua pasien diperlakukan terapi yang sama tergantung dari hasil diagnosa. Karena setiap jenis terapi mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga satu sama lain bisa saling melengkapi.
Ibarat seorang tentara dalam peperangan yang dibekali dengan berbagai macam jenis senjata lengkap akan lebih mudah mengalahkan musuh dibandingkan seorang tentara yang hanya dibekali satu jenis senjata saja. 
Jenis Metode Terapi di Klinik Sofyan Lee :
  • Akupunktur Medis
  • Akupunktur Kecantikan
  • Akupressur
  • Bekam Al Hijamah
  • Terapi Bio Listrik
  • Gurah THT 
  • Gurah Mata
  • Yumeiho
  • Reflexology
  • Totok Darah
  • Hipnotherapy
  • Ruqyah Syar'iyyah
  • Ramuan Herbal Berkhasiat

PELATIHAN PRIVAT PENGOBATAN MULTI THERAPY





KLINIK MEDIKA NATURA “TABIB SOFYAN LEE” Membuka Kesempatan Bagi Siapapun yg Ingin Mempelajari Ilmu Pengobatan Alternatif dg Biaya Terjangkau, Hemat Waktu & GARANSI SEUMUR HIDUP !!


PAKET PENGOBAT PROFESIONAL :
Materi : Bekam Al Hijamah / Wet Cupping, Terapi Listrik, Gurah THT & Mata, dan Teknik Mendiagnosa Penyakit (TCM)

Fasilitas : Modul, Alat Terapi Lengkap, Makan Siang, Snack, Sertifikat.

1 Kelas max. hanya 3 Siswa

Investasi : Rp. 850.000
Jadwal : Cukup 1 Pertemuan Dijamin Mahir.
Pelatihan Setiap Hari Sabtu & Minggu Jam: 10 – Selesai.

Solusi Jitu Atasi Krisis.. Bekali Diri Anda dengan Ilmu & Keahlian krn dgn Ilmu & Keahlian Hidup Jadi Lebih Mudah. Raih Kesuksesan Dunia & Akhirat dengan Membantu Sesama Dibidang Pengobatan.

Daftarkan Diri Anda Segera di :

KLINIK "TABIB SOFYAN LEE”

Pusat Pelatihan dan Pengobatan Alternatif Multi Therapy

Jl. Kerja Bakti RT 06/10 No. 51d Kramat Jati – Jakarta Timur.
Tlp: (021) 70145484 - 081310444295